PiL
[bahasa latin = PILULAE]
A.pengertian
Menurut F.I III ….. ^_^
Pilulae ialah sediaan dengan bentuk bulat yang mengandung satu atau lebih bahan obat.
ada 2 jenis pil,, [juga menurut F.I III] …!?,>’.’@
Boli ialah pil yang beratnya lebih dari 300 mg {berat bias 450mg, 500 mg, dsb},, pembuatan sama seperti pil.
Granula ialah pil kecil yang beratnya tidak lebih [kurang dari] dari 30 mg, mengandung 1 mg bahan obat.
B. komponen, peggunaan dan cotoh pilulae
Zat utama :berupa bahan obat [zat sangat penting di dalam pil]
Zat tambahan, ada beberapa macam….
· Zat pengisi : untuk memperbesar volume pil. Karena kalau hanya dengan zat aktifnya saja, pil akan bervolume kecil. Contoh : akar manis, bolus alba, atau bahan bahan lain yang cocok.
· Zat pengikat : melekatkan massa(bahan) yang satu dengan yang lain. Contoh sari akar manis, gom akasia, tragacanth, atau bahan pengikat lain yang cocok.
· Zat penabur : membuat pil pil yang sudah terbentuk tidak melekat satu sama lain. Contoh : Iyocopodium atau talk, atau bahan lain yang cocok.
· Zat penyalut : Zat penyalut ini digunakan karena ada beberapa alasan yaitu :
1. untuk menutup rasa dan bau yang kurang enak…
2. mencegah perubahan karena pengaruh udara [kestabilan]…
3. supaya pil pecah dalam usus [enteric coated pil]
Contoh zat penyalut seperti perak, balsam tolu, keratin, sirlak, kolodium, alol, gelatin,gula, bahan lainnya yang cocok.
· Zat pembasah : zat ini ditambahkan dalam suatu pil agar membasahi massa pil sebelum pil tersebut dibentuk [mempermudah dalam pembetukan pil]. Contoh pembasah pil : air, glierol, sirup, madu, atau campuran bahan tersebut [ air, sirup, gliserol, gula], dapat juga bahan lain yang cocok.
C. Persyaratan Pil
ada beberapa hal yang menjadi syarat pil yang baik, yaitu…
J Memenuhi syarat waktu hancur yang tercantum pada compressi [FI edisi III]
J Berat pil sesuai dengan keseragaman bobot [FI edisi III]
J Waktu penyimpanan pil, bentuk pil harus tetap[ tidak terlalu keras shg,, dapat hancur di pencernaan]
D.Pembuatan sediaan pil
Prinsip Pembuatan Pil …
@ campur bahan bahan sediaan pil
@ tambah zat tambahan [pengisi, pengikat, penabur, penyalut[
@ setelah homogen…tetesi bahan pembasah [air, madu, sirup dll]
@ kemudian dengan cara menekan bahan samapi diperoleh pil yang elastis
@ lalu dibuat bentuk batang
@ dipotong dengan alat pemotong pil sesuai dengan jumlah pil yang diperlukan
@ setelah pil terbentuk tambahkan bahan pelicin agar pil yang jadi tidak melekat pada alat pembuat pil
SELESAI…
SUMBER dari buku “ILMU RESEP” SMK Farmasi :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar